Rabu, 27 Januari 2016

KEKUASAAN EFEKTIF



KEKUASAAN EFEKTIF
Oleh: Sofyan Siroj, Lc.MM





“Segenggam kekuasaan lebih efektif dari pada sekeranjang kebenaran” mungkin kita pernah mendengar ungkapan ini.  Hal ini disebabkan kekuasaan adalah sebuah lembaga, sistem yang terorganisir dengan baik serta dilindungi oleh perangkat-perangkat  aturan. Sehingga ia menjadi begitu kuat untuk memaksa siapa saja.  Dengan kekuatan tersebut  kekuasaan boleh jadi mengabaikan kebenaran bahkan meninggalkannya.  Bagaimana kebenaran ditinggalkan bahkan diinjak-injak oleh kekuasaan dapat kita lihat dalam berbagai episode sejarah masa lalu bahkan pada masa sekarang.

 Dalam sejarah negeri kita beberapa waktu sebelum reformasi, menyuarakan pendapat adalah tindakan subversive, melawan pemerintah. Begitu juga, jika ada yang berani mengkritik kebijakan-kebijakan pemerintah maka ia ‘berhak’ dihilangkan.  Begitu juga dengan Amerika, ia begitu pongah dengan kekuasaan yang dimiliki, walau jutaan bahkan miliaran penduduk dunia menentang agresinya ke Irak ia tetap tak bergeming sedikitpun, Irak dibuat porak-poranda. Penentangan terhadap perang tanpa alasan adalah sebuah kebenaran, tetapi kebenaran itu diabaikan dan tidak dipandang sebelah mata.

Selasa, 08 Desember 2015

Istighotsah Al Kubro Bagi Kebaikan Bangsa dan Negara Tercinta Indonesia Untuk mendapat Pemimpin demi terwujudnya Baldatun Thayyibatun Wa Rabbun Ghofur

Istighotsah Al Kubro Bagi Kebaikan Bangsa dan Negara Tercinta Indonesia Untuk mendapat Pemimpin demi terwujudnya Baldatun Thayyibatun Wa Rabbun Ghofur
(Pilkada Serentak 09 Desember 2015)

KH. Sofyan Siroj AW, Lc, MM

Dalam Al Qur’an Surat Al Baqarah Ayat 186 Allah Swt Berfirman:

وَإِذَا سَأَلَكَ عِبَادِي عَنِّي فَإِنِّي قَرِيبٌ أُجِيبُ دَعْوَةَ الدَّاعِ إِذَا دَعَانِ فَلْيَسْتَجِيبُواْ لِي وَلْيُؤْمِنُواْ بِي لَعَلَّهُمْ يَرْشُدُون
 “Dan jika bertanya kepadamu (Muhammad) hamba-Ku tentang Aku maka sungguh Aku sangat dekat (dengan mereka) Aku menjawab (mengabulkan) doa (permintaan) orang-orang yang berdoa apabila iaberdoa kepadaku. Maka hendaklah mereka menjawab (seruan) kepada-Ku,dan hendaklah mereka beriman kepada-Ku agar mereka mendapat petunjuk, kebaikan agama dan dunia.”

Sabtu, 29 Agustus 2015

Hidup Bahagia Dengan Cinta


Oleh, H. Sofyan Siroj, Lc.MM
Direktur Qolbu Re-Engineering


            Sangat tidak menyenangkan hidup dalam ketidaknyamanan, setiap saat selalu merasa terancam, terzhalimi, tertipu dan tersakiti. Saat anda berbelanja ke pasar anda khawatir ditipu si penjual. Ketika memarkir kendaraan kita was-was akan dicuri maling. Saat mengurus administrasi di kantor layanan publik khawatir ditipu calo atau pegawai yang minta uang lebih dari semestinya. Ketika ke rumah sakit untuk berobat kita khawatir tidak mendapatkan pelayanan yang baik. Ketika musim sekolah tiba kita khawatir tidak mendapatkan kursi untuk anak kita. Saat hendak melakukan ibadah di masjid kita khawatir alas kaki akan hilang. Saat menonton TV atau membaca koran khawatir berita itu tidak benar. Manakala musim hujan tiba kita khawatir banjir datang melanda, begitu pula saat musim kemarau kita khawatir pula dilanda kebakaran dan asap. Bahkan ketika hendak melaksanakan ibadah haji kita khawatir juga dengan berbagai alasan.